Tuesday, April 29, 2008

How To Avoid Getting Your Relationship Getting Cooled?


How do you do? Do you already have a relationship or just looking for one? In either case, I suppose, you dream of having a loving partner, who kisses you every time he or she sees you, you are having great intercourse every now and then so that you both think it is often, you can always tell your partner everything that happened that day and receive a warm understanding, no quarrel is on horizon and life is just beautiful!

Wow, I wish I have it for all my life, you say. Well, probably you do, I really wish so. But in case you still want to improve that, I suggest you read some further.

According to a 'Personal Values' course I studied and than used that data a couple of times with constant success, the ONLY thing that can cool a relationship is when you do something YOU KNOW your partner would not approve of and you DON'T TELL HIM ABOUT IT!

Oh, oh, oh. That's a silent bomb just waiting to explode. And meanwhile? It causes you to avoid speaking with your partner just a little (here goes open communication); you feel some eluding shame and suddenly start to find faults in your partner (here shrinks the attraction and affection); your partner just doesn't understand what's going on (bye bye agreement and understanding).

Quarrels start and eventually you just don't understand why you need that relationship anymore and you would better cool off at your parents or so. And so the relationship goes by the boards. Pity!

All that was needed was:

1. Not doing things you KNOW your partner would not approve of. This requires PERSONAL STRENGTH and INTEGRITY!

2. If already done, just telling him or her about it and taking the responsibility both for not doing it again and also for compensating your partner for what has been done. This requires COURAGE and a lot of it.

In order to help with the first point above, I suggest you talk to your partner as soon as possible and decide what is absolutely inappropriate for each of you, and what you would not want your partner to commit, since it would be real hard to forgive and forget. This act is called 'creating a common moral code'.

From now on both of you just know the borders of each other behavior, which would let you stay a couple with trust and understanding of each other.


Monday, April 28, 2008

Amaican Inventor




Kalau di america kita dengar saja american inventor ani orang yang berkebolehan mencipta atau membuat apa saja, apabila kitani menonton television kitani dapat lihat American Inventor ani bnyk menggunakan akal fikiran untuk mencipta satu benda yang dapat digunakan oleh semua orang, kali ani kitani dapat mengetahui yang mana lebih terror. Kalau dinegara luar asia lebih banyak mengunakan teknologi canggih untuk membuat kerita luncur, tapi dinegara kitani lagi "steady"kanak-kanaknya sudah boleh join, durang ani banyak mengunakan kayu-kayuan untuk membuat kerita luncur dari bukit, satu lagi orang kitani steady kalau modified kerita alah jepun nyanta!

Sunday, April 27, 2008

"Saksikan Dipawagam Anda"


Ini adalah pahlawan bertopeng yang julung-julung kalinya terdapat dinegera kitani, so please janganlah lepaskan peluang keemasan ini. Nikmatilah tontonan anda dalam keadaan romantis dan menikmati kacang,minuman, makan malam sambil menyaksikan gelagat "pahlawan bertopeng"

'Tiket dijual terhad'

" While Stock Last"

Saturday, April 26, 2008

"Talur Punya Pasal"


Penjual

“pisssssst……pissssssst…….wang …..abang……adik……..”

Mau? atu tah yang kami kna isyaratkan, pada mulanya kami nda tau yang sipanjual ani offer.Kami empat orang ganya masa atu ke Kota kinabalu, biasalah “enjoy” cakap kedayannya, orang putihnya “makan angin”. Lagipun masa atu kami semalam udah disana jadinya keesokan paginya kan meliat makanan tah kami untuk dimasak maklumlah menyewa apartment, nda lagi beguna hotel telampau ambung, apa lagi kawan ku ni telampau eski jalan sana jalan sini, ngam tia kami lalu rah pasarnya, kali kawan ku ani awal didapan, kali kna panggil oleh sipanjual “pisssssst…….wang…..abang…..adik…… mau?”jari telunjuknya atu ditamukannya sama ibujarinya dibuatnya macam circle,then jarinya yang lain didirikan nya macam gambar diatas atu, iatah udah tu. Kalikan kata kawan ku ani apakan signalnya tu, biasalah sama-sama nda tau, so kawanku ni telampau angar…… iatah katanya “skoding kali wang”,betanya tah kami pasal nda puas hati, alum lagi sampat sipanjual atu becakap kawanku ani menyampuk, “ skodingkah ? dmana kan?” .

Sekali kata orang atu “bukan skoding eh atu minta tangkap tu,..” “ talur panyu……mau balikah?” “murah saja ni”

“Iakah mun talur panyu dijual… sama jua kna tangkapnya,baik lagi skoding tu ”kata kawanku ani tarus tah kami bejalan arah lain….

Memasak

Perkara yang lain terjadi disuatu tempat tetapi bukan pasal jual bali, ani pasal memasak pulang ni,orang ani pernah membali talur panyu arah kawannya yang bernama tut…. malangnya orang ani sudah kawin tapi kan lakibini nda tau bah cara masak talur panyu ani, manakkan jua mau beli tapi nda ia btanya arah orang yang bejual ani, takut kena ucapkan oleh orang lain. Selepas atu betanya tia arah kawan ku yang sorang ani benama tut….. p you all mau tau ia ni kuat menyaya orang kalau orang nda tahan baibun terajun bah bunuh diri olehnya, disana tia arahnya betanya. Situt1:“wang ko pandai masak talur panyu?” situt2: “ atu banar sanang kali ah” situt1: “ iakan? Ajar ku wang” Situt2: “ bah ok tu, mula-mula kau panaskan air sampai bedidih, lapas atu kau masukkan tia talur atu sampai ia karas macam bola ping pong”.

Sudah malamnya masak tia situt1 ani talur atu, dipanaskannya air pas tu dimasukkannya talur panyu atu, ditunggu-tunggunya alum jua karas, air rebusan ani tuhus udah, dimasukkannya lagi air, sama jua alum tah jua karas-karasnya, nda puas hatinya talipaunnya lagi situt2 ani. Situt1: “wang nda jua mau karas tu, masih jua licak, airnya 2 kali udah ku masukkan” situt2: “iakan? Mau tu” rupanya situt2 ani menahan ketawa dah. Situt1: “bah aku cuba lagi”. Sudah beberapa kali ia cuba nda jua karas-karasnya, tanyakannya arah ku so ia talipon akulah ia pun explain satu-satu pasal awal cetanya, jadinya ku bagitau arahnya “ wang atu kiamat hari mun kan nunggu karas macam bola ping pong”

Esoknya bahabar tia sikawan anis al puas udah hatinya menyaya orang eheheheh……

Penabak gigi"....?


Long long time ago, panjang-panjang dulu, ada sebuah kampung yang bernama ulu-ulu, kampung tersebut diketua oleh salah seorang penghulu, yang bernama sahak, asal usul beliau ialah iban, dan telah memeluk agama islam pada sekian lama, kampung tersebut penuh dengan budaya tradisional, termasuk lah pakaian, masakan, dan tatacara kehidupan. Kehidupan orang disini tak pernah bercampur dgn orang luar bandar, kalau bisdurang ani kebandar apakah usulnya.... begitu juga orang yang tinggal kawasan bandar tidak pernah untuk datang kependalaman itu,mana nda ~berjuta batu jauhnya~~~ iawah macam artist aku ah,.
So mendengar tentang khabar mengenai dgn kampung tersebut oleh Kerajaan dinegeri itu, raja pun ingin- ingin sangat hendak beramah mesra dgn penduduk tersebut, lalu raja itupun mengerahkan menteri-menteri untuk membuat satu perhimpunan dgn orang-orang kampung tersebut......
Sampai dikemuncak perhimpunan itu lalu raja itu pun menyuruh orang-orang kampung menikmati makanan,
raja: " Kesihan beta melihat mereka itu"
menteri: " ia tuanku"

raja pun
mengerahkan untuk menambah makanan yang telah kurang. selang beberapa minit kemudian raja pun hendak sangat bejumpa dgn sahak iaitu penghulu kampung ulu-ulu itu, sebagaimana yang dihasratkan oleh raja tersebut,
raja: " apa khabar tuk penghulu ?" tanya raja kepada penghulu.
penghulu: " kabar baik tuanko" dengan nada percakapan bahasa ibannya.
raja: "macamana makanannya penghulu? nyaman kah?"
Penghulu: " nyaman tuanko, satu saja nadai nyaman"
raja pun hairan sambil berfikir " setahu beta semua tukang masak beta ini, berkelulusan ijazah sarjana sebagai tukang masak". lalu raja pun bertanya kepada penghulu,
raja: " apa yang nda nyaman atu penghulu"
penghulu: " rasa kayu...."
owh "ani pengorek gigi ni penghulu sambil kehairanan........"
!!!! tlampau jua laparnya penghulu ani ..........

Friday, April 25, 2008

"Pigang tanganku kuat-kuat bang"


Pada suatu ketika dulu, masa zaman ku samseng sekejap masa bujang lah tu ah, kami lepak2 arah pasar malam,dulu2nya sana atu famuos kali ah macam apa kata orang "Tokoyo darift" ingat ku masih tu dibandar sabarang jabatan eletrik, kali kan kami atu, buang boring, habis dah ceta tin kosong kami, kami pun cari idea kan kemana tuju kami, lapas atu kawan ku ni yang bernama sarom terlintas tia difikirannya atu kan bawa meliat lumba keta, time atu lagi hangat lumba keta macam dalam ovan hangatnya,
convoy tah kami kestadium kan meliat lumba kerita konon, masa kami sedang duduk atu kali ada tia ambush, sekalikan ramai tia belarian........ dalam masa atu aku teliat bah, im not sure ah laki bini kali, iatah telampau ketakutan iatah bininya pulang menarik tangan lakinya sampai terabah-rabah lakinya.......kata bininya " bang laju bang kna ambush....."
tapi lakinya ni nda lagi tebunyi mana nda ngalih kna eret oleh bininya
sekali lakinya becakap " telampau jauh ko parking ani bah....iatah tu degil"

masa atu baik jua kami sampat lari, mun nda nuhun bah.....

Wednesday, April 23, 2008

Pengintip


Seorang office boy (OB) suatu hari sedang menyuci lantai di belakang kursi Director. Masa atu Director sedang duduk di kursinya mengerjakan sesuatu yang kelihatan sangat penting di depan komputernya. Makin main bah sibuknya Director berkonsentrasi di komputernya, ia nda sadar si office boy menyambangi dari belakang apa yang Director atu kerjakan.

Beberapa menit kemudian, di ruang office boy, ia mengatakan kepada rekannya yang lain, bahwa ia tadi sampat mengintip si boss mengatikkan password-nya! Ia melihat huruf demi huruf! Ia pun tegang karena mungkin merupakan satu-satunya yang tahu password orang lain yg nombor satu konon di perusahaan atu!

Kabar angin pun beredar beberapa hari kemudian, dan seorang staf IT yang ingin masuk ke komputer si boss untuk mengetahui rahasia perusahaan terutama rahasia boss, mendekati si office boy.

"bah aku bayar berapa untuk password atu?" tanya si staf IT.

Sang office boy dengan gugup menjawab, "Dua ratus !"

"Kemahalan! Seratus," staf IT mengumen sambil mengunjuk usin seratus arah si office boy atu.

Oke si office boy pun setuju.

Setelah memberikan usin, si staf IT menyiapkan pensil untuk menulis diatas keratas. "Oke, apa passwordnya?"

"Bintang, bintang, bintang, bintang, bintang, bintang!" jawab sang office boy sambil berbisik. "Passwordnya ternyata hanya enam bintang
" membari malas passwordnya atu "